Akhir Cerita Sampah di Gunung Rinjani

sampah di gunung rinjani

Udah baca tulisan kami yang judulnya 7 Dosa Terlarang Pendaki Gunung? Salah satu dari 7 yang kami tulis adalah meninggalkan atau membuang sampah di atas gunung. Ini adalah salah satu perbuatan paling keji di alam jagat. Emang sih, kayaknya lebai. Tapi kalo mau lihat akibatnya, gunung itu merana karena sampah, termasuk sang Rinjani.

Gunung Rinjani adalah salah satu gunung yang terkena dampak paling serius karena perbuatan jahil pendakinya. Sampah yang bergunung-gunung disana tak kunjung habis walaupun sudah dibersihkan. Nah, karena itulah Pemerintah Provinsi NTB memberlakukan aturan baru. Apa itu?

Larangan Tegas untuk Mencegah Dosa

sampah gunung rinjani terletak
Sebagian pendaki tidak bisa membedakan mana tempat sampah mana gunung indah | sportourism.id

Pemprov NTB mengumumkan akan memberlakukan jaminan berupa sejumlah uang untuk para pendaki yang akan mendaki gunung Rinjani. Jumlah ini pun terbilang tidak sedikit, yakni Rp 500.000 dan juga berlaku untuk para pendaki asing. Aturan ini kemudian dikenal dengan nama Sampah Berbayar.

Ya, untuk naik, kita harus meninggalkan uang deposit sebesar setengah juta kepada petugas. Uang tersebut hanya dapat kita ambil kembali bila kita terbukti membawa turun kembali sampah yang kita hasilkan.

Langkah ini terpaksa diambil dan diharapkan membuat pendaki ‘nakal’ jera dan bertaubat atas dosa besar yang ia lakukan di gunung Rinjani. Perlu diketahui juga bahwa sampah yang umum kita temui seperti berbagai macam plasti pembungkus makanan, kaleng, hingga stereofoam bungkus popmi tidak bisa diurai oleh alam.

Selain berdampak pada ekosistem, sampah-sampah tersebut juga akan merusak pemandangan yang ada di Rinjani. Kan sayang juga kalo udah cakep eh dirusak sama sampah yang sebenarnya gak berasal dari sana.

Berlaku Penuh di Tahun 2017

Aturan baru ini kabarnya sedang dalam tahap akhir pengkajian. Diperkirakan regulasi ini akan berjalan penuh pada 2017, tepatnya 1 April. Nah, buat kamu yang mau ke Rinjani siap-siap juga ya duit 500 ribunya.

Atau paling enggak kamu sebarluaskan berita ini agar jadi peringatan para pendaki. Dan secara pribadi kami berharap kalau aturan ini bisa berlaku untuk semua gunung yang ada di Indonesia. Wah, kenapa tidak?


Featured image by www.trekkingrinjani.com/

Ngobrol santai yuk...