Gua Esa Ala, Ibu dari Segala Gua di Dunia

ekspedisi gua esa'ala

Gua Esa Ala adalah gua raksasa yang disebut sebagai ibu dari segala gua di dunia. Ia juga mencuri perhatian dengan menjadi latar sebuah film. Film apa?

Sebelum kita ngobrolin filmnya, kita nyapa dulu deh. Pagi bro n sist, gimana kabarnya? Semoga selalu dalam keadaan baik, aamiin.

Pagi ini kita mau main ke gua yang super jumbo dan konon belum dijamah sepenuhnya sama manusia. Berani gak nih? Yuk kita ke Papua!

Gua Esa Ala di Papua Nugini

Eh bentar, masih ingat kita terakhir main ke gua apa? Benar, gua Son Doong yang disebut goa terbesar di dunia. Tapi gua yang satu ini kayaknya gak kalah besar juga deh.

Namanya gua Esa Ala, sebuah gua raksasa yang berada di provinsi Milne Bay, Papua Nugini. Esa Ala adalah gua vertikal dengan kedalam yang ‘mengerikan’.

Ya, tak kurang dari 1.200 meter dalamnya, dengan bibir gua mencapai 400 meter. Ukuran  yang sensasional ini membuatnya belum tereksplorasi secara menyeluruh.

gua esa ala di papua nugini
Penampakan dari luar gua Esa Ala. Megah namun juga mengerikan | Somlamba

Dan seperti gua yang lain di dunia, kita akan menemukan aliran sungai di dasar gua. Bedanya, di gua ini baik aliran kecil maupun besar, semua mengalir ke laut.

Mana lagi kalo gak ke samudera Pasifik. Selain itu, air di dasar gua Esa Ala dipercaya telah bercampur dengan air hujan selama jutaan tahun yang lalu!

Maklum, gua ini memang sudah sangat tua. Saking tuanya, tak ada informasi pasti tentang prediksi awal mula terbentuknya gua.

misteri gua esa ala
Tidak ada yang berani memastikan bagaimana gua ini bisa terbentuk

Bisa jadi gua ini terbentuk karena longsoran yang dipicu gempa atau lempeng bumi yang bergeser dengan sangat kuat.

Atau emang terjadi karena sungai bawah tanah yang menggerus secara berulang-ulang selama jutaan tahun. Tiada yang tahu.

Itulah kenapa gua ini termasuk gua misterius. Bahkan bagi warga sekitar. Tak banyak dari mereka yang mengunjungi gua ini. Bagaimana dengan wisatawan?

Latar Film Petualangan

Gua Esa Ala gak begitu ramai. Paling hanya para pecandu gua saja yang sering mendatangi spot ini. Tapi ini terasa wajar sih…

kedalaman gua esa ala
Gua misterius yang mjd ‘makanan’ para pecandu adrenalin | hubpages.com

Soalnya, dilihat dari bentuknya, gua ini emang sangat membahayakan. Gak bisa sembarang bisa main ke sini. Sekalinya jatuh, waduh bisa kelar deh, hehe.

Alasan inilah yang mendasari perpindahan latar pengambilan film Sanctum. Hayoo, ada yang tahu film ini? Beberapa kali kita nyinggung film ini.

Film Sanctum menceritakan sebuah petualangan susur gua yang berakhir tragis. Dan gua yang dimaksud adalah gua Esa Ala.

film sanctum gua esa'ala papua new guinea
Gua Esa Ala jadi latar cerita di film Sanctum yang berakhir dramatis

Tapi meski demikian, gak semua scene diambil di gua ini. Ada banyak scene, terutama saat di dalam gua, diambil di gua Meksiko.

Film yang dirilis pada 2011 itu cukup mendongkrak popularitas gua Esa Ala di dunia internasional. Dari sisi ceritanya pun nampak begitu nyata.

Tapi emang demikian, film Sanctum diilhami dari kisah nyata sang produser ketika terperangkap di sebuah gua. Bukan Esa Ala pastinya.

gua cocklebiddy di australia
Kisah Sanctum diilhami dari peristiwa di gua Cocklebiddy | bonzle.com

Tepatnya di gua Cocklebiddy, Australia. Udah nonton filmnya? Kalo udah, kita ada referensi film petualangan lain lho.

Mampir aja ke Awas! Ini Cuma Buat Traveller Beraliran ‘Sufi’. Kalo ada yang kurang, boleh ditambahin. Komen aja ya…

Kapan Main?

Jadi gimana? Ada minat buat main ke gua ini? Hehehe. Eh kalo dilihat ya, gua ini emang cenderung gelap. Gak kayak Son Doong.

Mungkin karena bentuknya yang membuat Son Doong lebih mudah diterangi. Ya gak sih? Nih mampir sini aja kalo belum ke Son Doong: Di Balik Goa Terbesar di Dunia

goa son doong cave
Selain gua Esa Ala, masih ada juga gua Son Doong | @arkiehikerchic

Tapi kalo ke Papua Nugini atau ke Vietnam terlalu jauh, ke Jogja aja deh, hehehe. Di sana ada gua yang juga lagi hits. Ada yang tau gua mana?

Mampir sini aja deeeh : Goa Jomblang Jogja, ‘Mainan Nyawa’ ala Film Sanctum

Okelah, kayaknya udahan dulu ya. Besok kita ketemu lagi di jam 6 pagi, di ujungnya bulan Oktober. Gitu ya, sampai ketemu juga di gua Esa Ala. Tchao!

Ngobrol santai yuk...