Jenis Burung Hantu yang Paling Bagus Versi Jejak Alam

jenis burung hantu yang paling bagus

Ngomongin binatang unik emang gak ada abisnya. Kali ini kita mau ngobrolin soal binatang yang paling favorit di tim Jejak Alam. Binatang ini adalah burung, tepatnya burung hantu. Karena terfavorit, nanti kita kasih tau jenis burung hantu yang paling bagus versi kami.

Eh ada yang ngefans juga gak nih? Hehehe. Tapi walau aku sangat mengidolakan, kami gak melihara satu ekor pun. Ada yang tau alasannya?

Nanti deh, di bagian bawah kita kasih tau. Dan menurut penulis pribadi, alasan ini penting banget buat kita semua. Sebelum ke sana, kita kenalan dulu aja sama burung yang punya perangai paling serem di dunia ini. Bahkan di Indonesia sering dikaitkan sama maut atau kematian. Ngeri boss!

Burung yang Kalem, tapi Mematikan

Seperti yang biasa kita dengar, burung hantu adalah burung yang ‘klayaban’-nya di waktu malam, hehehe, atau bahasa kerennya nocturnal. Burung ini juga termasuk binatang karnivora. Ia biasa makan tikus, kadal, katak, bahkan kelinci brooo!

Karena dia termasuk binatang buas, burung hantu juga dilengkapi dengan senjata dan perlengkapan berburu yang oke punya, bahkan cenderung sangar. Emang apa aja sih?

salah satu jenis burung hantu
Biasa aja dong liatnya! Kalo gak bisa yaa udah deh gitu aja, hahaha

Yang pertama adalah kuku atau cakar yang kuat. Dia bisa saja mencengkram kelinci dan membawanya terbang. Cakarnya inilah senjata berburunya yang paling mematikan.

Yang kedua adalah matanya yang dilapisi selaput bening. Selaput ini membantunya melihat lebih jelas meskipun terbang di malam hari. Itulah kenapa gak ada ‘kecelakaan’ ketika burung hantu terbang di malam hari, hehehe.

Oh iya, burung hantu punya satu hal lagi yang unik. Sadar gak kalo hampir semua burung matanya ada di samping? Nah, kalo burung hantu, matanya ada di depan, mirip manusia. Jadi, mereka bisa melihat kita layaknya kita melihat mereka dengan kedua mata di depan.

Udah gitu, dia juga bisa memutar kepalanya sampai lebih dari 180 derajat. Bayangin aja kalo ada manusia yang bisa lihat ke belakang tanpa memutar badan. Inilah yang bikin burung hantu itu serem, apalagi yang mukanya putih. Udah kayak Suzanna aja, hii!

Dan yang gak kalah penting adalah kemampuannya terbang tanpa suara. Di bagian luar sayapnya, kita bisa lihat bulu-bulu halus yang ternyata punya fungsi meredam suara ketika terbang. Dengan ini, mangsa yang mereka kejar hampir tak menyadari keberadaan burung hantu. Keren ya?

lapland owl
Lapland Owl, salah satu yang paling seram. Tapi bukan ini pilihan kami…

Mudah Ditemui

Hingga hari ini, ada sekitar 220 lebih speciesnya yang tercatat dan bisa ditemukan di seluruh dunia, kecuali Greenland sama Antartika. Di Indonesia persebarannya pun juga banyak. Bahkan para petani, salah satunya di Jogjakarta, menjadikannya sebagai peliharaan yang bertugas memburu tikus sawah.

Tapi sayangnya, keberadaan burung hantu juga sering ‘diselewengkan’. Bagi kalangan orang Jawa, mereka biasa mengaitkan burung hantu dengan kematian, apalagi kalo tiba-tiba hinggap di atas rumah. Manuk Ceguk, istilah kerennya di tanah Jawa, sering dianggap sebagai pertanda kematian.

Namun itu bagi sebagian orang saja. Aku yang orang Jawa gak meyakini itu, kalo emang udah ajalnya, mau ada burung hantu atau burung onta di depan rumah, yaa bakal mati juga. Simple aja. Dan bukan karena alasan ‘simbol kematian’ itulah kami gak melihara burung hantu, tapi lebih karena….

Kasihan.

Gak tega aja kalo melihara burung, hehehe. Mereka dikaruniai sayap tentu gunanya agar dia bisa terbang membelah cakrawala *asek. Tapi kalo dikurung, itu sama aja kita mengiris sayapnya bro. Atau kalo manusia, kita kayak memotong kaki saudara kita dengan sengaja. Jadinya ya cacat, gak bisa kemana-mana.

Maka dari itu, penangkaran burung biasanya dibuat besar dan luas kandangnya. Dan kalo udah siap, burung-burung itu biasanya dilepaskan kembali ke alamnya.

Beda lagi kasusnya para petani tadi, kandang yang dibuat biasanya tanpa pintu. Jadi si burung bisa bebas kemana-mana. Kalo kamu, masih melihara burung juga bro?

Pilihan Tim Jejak Alam

Nah sebelum kita udahan di tulisan ini, kita mau share jenis burung hantu yang paling bagus versi tim Jejak Alam. Ingat ya, ini bukan berarti jenis lain itu jelek. Oke?

Inilah pilihan kami, Barn Owl.

foto barn owl
Kalo fotonya pas siang, doi ganteng. Kalo malam? Serem gan! Hehehe
barn owl yang gagah
Ganteng and gagah berwibawa, ya gak? Sayang kakinya dibelenggu *hehm!
barn owl memutar kepalanya
Sama seperti burung hantu yang lain, Barn Owl juga bisa memutar kepalanya 180 derajat. Sadis!

Barn Owl kami jadikan jenis burung hantu yang paling bagus lebih dikarenakan rupa. Ya, kami melihat dialah yang paling seram. Selisih dikitlah sama Lapland Owl. Coba kalo Lapland matanya hitam, bisa jadi menggeser Barn Owl sebagai jenis burung hantu yang paling bagus versi Jejak Alam.

Terlihat simple tanpa alis yang panjang, tapi tetap seram dengan wajahnya yang putih pucat dan lebar. Gimana gan, ngeri gak? Atau ada versimu sendiri? komen juga boleh lhooh 😀

 

Ngobrol santai yuk...