Ini Dia Jalur Pendakian Gunung Arjuno Terfavorit

basecamp pendakian gunung arjuno

Jalur pendakian gunung Arjuno sebenarnya ada 4, tapi yang satu ini disebut paling enak dan terfavorit. Cobain yuk! Kapan lagi muncak Arjuno, hehehe.

Pagi bro n sist, gimana kabar pagi ini? Semoga selalu dalam keadaan baik, aamiin. Soalnya kita pagi ini mau main ke gunung Arjuno.

Gunung ini gak main-main lho. Status dan track­-nya gak bisa dipandang sebelah mata. Emang kayak gimana sih? Yuk lah kita kenalan dulu…

Tentang Gunung Arjuno dan Welirang

Sebelum kita jalan ke jalur pendakian gunung Arjuno, kita kenalan dulu aja. Siapa tau belum kenal, apalagi sayang *ehhapasih?

Gunung Arjuno adalah sebuah gunung berapi istirahat yang berada di perbatasan 2 wilayah, yakni kota Batu di Malang dan kabupaten Pasuruan.

Gunung ini bertinggi 3.339 meter di atas permukaan laut dan menyandang sebagai gunung tertinggi ke 4 di tanah Jawa.

lokasi pendakian gunung arjuno
Gunung Arjuno bertetangga dengan gunung Welirang | @tbachtiargeo

Sang Arjuno ini bertetanggan sama gunung Kembar I dan gunung Kembar II. Dan yang lebih istimewa adalah, doi juga bersebelahan sama gunung Welirang.

Inilah yang membuatnya disebut dengan komplek Arjuno-Welirang. Apalagi puncak kedua gunung ini masih satu punggung.

Ngomongin soal puncak, track gunung Arjuno terkenal menantang lho! Siapkan fisik dan mental kita, sebentar lagi kita bakal bersusah payah, hehehe.

jalur pendakian gunung arjuno via tretes
Seberapa menantang? Segini menantang! Gass! | @nia_mahajaya13

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Terfavorit

Seperti yang udah kita bilang tadi, jalur pendakian gunung Arjuno ada 4, yakni jalur Purwosari, jalur Lawang, jalur Batu, dan jalur Tretes.

Nah, pagi ini kita mau muncak via Tretes atau dari arah utara. Jalur ini disebut jalur paling populer karena sekaligus bisa ke Welirang, buat yang berminat. Mulai!

Dari basecamp sampai Pos 1 atau yang biasa disebut pos Pet Bocor, kita cuma butuh waktu kurang lebih 20 sampai 30 menit. Bisa lebih cepat sih.

warung jalur di pendakian gunung arjuno dan welirang
Ini salah satu kelebihan jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes. Ada warungnya, hehe | @candra_kmat

Tapi sorry, baru start aja kita udah dikasih jalan nanjak, hehehe. Untungnya, di pos 1 udah disediakan warung. Mau stop dulu? Boleh…

Kalo udah, kita lanjut ke pos 2 yang disebut Kop-kopan. Track masih cukup menantang dengan tanjakan di medan bebatuan yang kurang rapi.

Dan yang membuat kita harus sabar adalah, perjalanan ini akan ngabisin waktu sekitar 3 jam! Cuma ya kita masih untung sesampainya di Kop-kopan…

pos kopkopan pendakian gunung arjuno lewat tretes
Ada sumber air besih di pos Kop-kopan. Kita bisa ambil broo | @banghendra21

Di pos 2 kita ketemu sama sumber air dan warung makan yang lain. Tersedia area yang cukup luas buat bikin tenda juga. Logistik tetap aman!

Sembari beristirahat, siapkan diri kita untuk perjalanan yang sepertinya bakal terasa lebih menantang, hehehe. Ini karena track yang lebih nanjak sampai pos 3.

Saking menantangnya, sampai muncul sebutan ‘Tanjakan Asu’ dan ‘Tanjakan Naga’. Tahukan artinya kata ‘asu’ dalam bahasa Jawa? Hehehe.

Setelah ‘lulus’ dari Tanjakan Asu, selamat datang di Alas Lali Jiwo | @ach_nizam

Tanjakan itu akan kita ‘nikmati’ sebelum masuk ke area bernama ‘alas Lali Jiwo’. Tahu artinya? ‘Alas’ berarti hutan, ‘lali’ itu lupa, ‘jiwo’ adalah jiwa.

Agak seram kan kalo dirangkai? Hehehe. Memang, alas ini punya ‘ceritanya’ sendiri. Dan setelah ketemu alas, sampailah kita di Pondokan.

Ya, inilah pos 3, berjarak kurang lebih 3 jam dari pos 2. Di pos ini kita akan ketemu sama rumah-rumah kecil yang dipakai untuk menyimpan belerang.

pos 3 pendakian arjuno via tretes
Pos 3 jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes. Rumah sbg penyimpanan belerang | @ahmatputrapamungkas

Kita bisa bikin tenda dan ngambil air di sumbernya. Sebagian pendaki memilih untuk langsung ke puncak dari pos 3 ini. Sebagian lagi ke ‘lembah’ dulu.

Lembah itu bernama Kidang dan menjadi alternatif lain buat yang mau bikin camp. Lembah ini ditandai dengan rerumputan dan pepohonan hijau.

Fyi, dulunya, area ini adalah rumahnya kidang atau kijang dalam bahasa Indonesia. Namun mereka ‘tergusur’ oleh pemburu dan penambang. Lanjut…

lembah kidang di jalur pendakian gunung arjuno
Selamat datang di Lembah Kidang. Hijau & nyegerin mata | @prasetia_bhayu

Lembah kidang ini sejuk, namun jangan dikira jalan menuju puncak juga ‘sejuk’, hehehe. Perjalanan akan ditempuh dalam waktu, lagi-lagi, sekitar 3 jam!

Kita akan melewati Sabana 2 dan jalan naik turun bukit sebelum sampai puncak. Sabar sebentar, kita akan ketemu susunan batu besar dengan bendera merah putih.

Itu artinya, kita sampai di puncak Ogal-agil, puncaknya gunung Arjuno. Selamat datang!

puncak pendakian gunung arjuno welirang via tretes
Selamat di puncak gunung Arjuno! | @jokoachmadsusanto

Dari puncak ini, kita bisa melihat puncak gunung Welirang sampai Mahameru di gunung Semeru. Itu juga kalo cuaca cerah broo.

Sesampainya di puncak, kita mungkin akan menganggap bahwa jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes bukan jalur gampang.

Apalagi dari awal ceritanya kita nanjak mulu, hehehe. So, enjoy the moment when we got the summit!

puncak ogal-agil gunung arjuno
Akhirnya, sampai juga di ujung jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes | @adeakmalsyah

Kapan Muncak?

Gunung Arjuno emang gagah, persis dengan nama karakter pewayangan yang menjadi namanya. Kita pun juga harus gagah buat menaklukannya.

Saran kita, siapkan perbekalan yang cukup. Kalo perlu ajak teman atau rekrut guide agar tidak tersesat. Apalagi di alas Lali Jiwo.

Oh iya, sebelum puncak tadi ada area yang disebut pasar Setan. Yaa bisa disebut pasar Bubrahnya Arjuno. Kalo bisa jangan nge-camp disitu ya!

Sebelum udahan, nih boleh kalo mau mampir di gunung yang juga ada di Jawa TImur. Masuk aja ke Lautan Ilalang di Gunung Pundak.

Gitu dulu deh kayaknya. Sampai ketemu besok pagi di spot jalan-jalan lainnya. Semoga kisah jalur pendakian gunung Arjuno via Tretes kita ini bantuin bro n sist semua! Tchao!


Featured image by @kefendi816524

Ngobrol santai yuk...