Gunung Anjasmoro Jombang yang Berselimut Keheningan

gunung anjasmoro jombang

Indonesia punya banyak banget gunung ya guys. Saking banyaknya kita sampai gak abis-abis dipuncaki. Tapi ada yang lebih parah dari itu, yakni kurang taunya kita pada gunung yang ada di negeri kita sendiri. Ya, ada beberapa gunung yang masih asing dan minim informasi. Salah satunya gunung Anjasmoro Jombang.

Salah satu gunung di Jawa Timur ini kurang mendapat perhatian para pendaki. Bahkan mungkin ada yang baru denger, hehehe. Gunung ini melengkapi catatan gunung di Jejak Alam setelah kemarin kita bahas Batutara sama Inerie di Nusa Tenggara. Udah mampir?

Nih kalo belum Gunung Inerie di Flores, Sang ‘Piramid Alam’ dari Indonesia dan Gunung Batutara Lembata yang Meletup Nyaris 20 Menit Sekali.

Buat yang baru denger Anjasmoro, yuk kita kenalan. Siapa tau bisa jadi tambahan jadwal muncak kita. Eh ngomong-ngomong, nama gunung ini sama dengan salah satu artis Indonesia era 90an dan 2000an awal. Ada yang tahu? Orang lama pasti tahu, hahaha.

Gunung Gagah Bernama Anjasmara

Nama gunung ini adalah Anjasmara. Kalo orang Jawa nyebutnya Anjasmoro. Gunung ini berada di kabupaten Jombang, kabupaten Mojokerto, sama kota Batu, Jawa Timur. Anjasmoro masih 1 kluster sama gunung Argowayang dan dekat dengan gunung Arjuno-Welirang. Nah lho gunung mana lagi tuh? Hehehe.

Gunung Anjasmoro Jombang bertinggi 2277 meter di atas permukaan laut dan masih termasuk gunung yang jarang didaki. Salah satu faktornya mungkin karena medannya yang masih banyak tertutup dan dipenuhi sama tanjakan. Oh iya, ada satu tanjakan yang terkenal di Anjasmoro, namanya tanjakan Mbok-mbok.

Kata ‘mbok’ kalo dalam bahasa Jawa artinya ‘ibu’ dari kata ‘simbok’. Kalo dalam bahasa Bali artinya ‘mbak’ atau kakak perempuan. Entah apa alasannya tanjakan ini disebut ‘mbok-mbok’, tapi yang pasti bakal bikin tenaga terkuras.

puncak gunung anjasmoro
Mereka yang menaklukkan Mbok-Mbok dan sampai puncak Anjasmoro | ig @lukskul

Medan yang berat itu, termasuk di tanjakan Mbok-mbok, bakal ngabisin waktu selama kurang lebih 5-6 jam lho dari basecamp sampai ke pos 4. Tapi dari pos 4 ke puncak kurang lebih 40 menit lama perjalanan. Kalo ternyata kamu kehabisan air, tapi jangan sampai deh ya, kamu bisa ke ngambil air di pos 3.

Di pos 3, tepatnya berjalan ke arah kiri selama 5 menit, ada sumber air yang berupa aliran sungai. Dan karena masih sangat asri tempatnya, airnya bening dan nyegerin kok. Ambil aja secukupnya.

track gunung Anjasmoro
Salah satu scene perjalanan di Anjasmoro | ig @frangkysinatra

Berminat?

Buat kamu yang mau muncak ke Anjasmoro, jangan lupa bawa perbekalan yang cukup ya. Kalo bisa sewa guide deh biar lebih aman. Soalnya seperti yang kita bilang tadi, gunung ini masih sepi. Pepohonan juga masih rapet banget.

Hati-hati juga sama tanaman bernama Kemaduh. Kemaduh punya ‘kemampuan’ memberi efek panas dan perih kayak sengatan serangga pada kulit.

Oh iyaa, jangan lupa juga bawa kembali sampah turun. Gunung Anjasmoro Jombang masih asri bro, kasian kalo sampe kotor sama sampah kita.


Featured image by hariharikakiku.blogspot.co.id

Ngobrol santai yuk...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.