Kisah Sebenarnya di Balik Bunga Verbena

bunga verbena di semeru oro oro ombo

Pendaki gunung yang cerdas, pasti tahu bahwa salah satu adab naik gunung adalah turut menjaga alam dengan tidak memetik apalagi merusak sembarangan. Termasuk memetik bunga, entah itu bunga Edelweis, Lavender, atau bunga lainnya. Tapi tidak untuk bunga yang 1 ini!

Namanya adalah bunga Verbena. Dia adalah antitesis dari semua bunga yang ada di gunung. Bahkan kita bisa menyebutnya bunga pembunuh atau bunga perusak. Ah kok jadi ngeri banget ya?

Nah, kali ini kita bakal tau kisah yang sebenarnya di balik Verbena ini. Setelah mengenalnya, kita akan tahu kedok dia yang sesungguhnya. Hohoho!

bunga verbena di semeru
Dibalik parasnya, bunga ini mengancam ekosistim | @melanialvina

Bukan Lavender, Dia adalah Ancaman!

Bunga Verbena sering disamakan dengan bunga Lavender. Gak kaget sih kalo lihat warnanya yang sama-sama ungu. Tapi mereka sebenarnya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Salah satunya adalah karakter.

Bunga Lavender adalah bunga yang bermanfaat bahkan dia adalah bahan dasar obat pengusir nyamuk yang berbau harum. Sebaliknya, Verbena adalah bunga yang menyerap air hangat sangat banyak dan cepat dimanapun ia hidup

Karakter ini termasuk kejahatan alam yang dapat merusak ekosistim dan mengganggu tumbuhan di sekelilingnya. Bahkan bila pertumbungannya tidak diawasi, kekeringan adalah ancaman yang nyata bagi alam sekitar.

Verbena sering dijumpai di Oro-oro Ombo, salah satu spot di Semeru. Hingga saat ini, kabarnya bunga berparas cantik ini berada di atas lahan seluas 20 hektar!

Kalau Itu Ancaman, Kenapa Tidak Diberantas?

Pemberantasan bunga ini sebenarnya sudah direncanakan oleh pengelola TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) tapi Verbena memiliki biji-biji yang sangat gampang untuk jatuh dari bunga tersebut. Sekali jatuh, maka hampir dapat dipastikan akan ada lagi bunga yang sama di tempat yang sama.

bunga verbena brasiliensis vell
Bawalah sebanyak mungkin si Verbena turun | ig @rcntka

Karena hal itulah pengelola menyarankan para pendaki untuk memetik dan membawa turun bunga ini. Dengan demikian, pemberantasan dapat dilakukan setiap waktu. Nah, tapi ternyata aksi yang sebenarnya mulia ini ternyata mengundang bullying.

Yang Belum Tahu Membully

Dunia pendakian sempat geger dengan foto seorang wanita yang membawa Verbena di Oro-oro Ombo. Foto yang terlihat di instagram itu dinilai sebagai aksi perusakan alam karena banyak yang menduga bunga tersebut adalah Lavender.

Mungkin mereka yang membully wanita mulia ini belum tahu bahwa ada bunga yang namanya Verbena. Semoga setelah ini para pendaki Semeru tahu bahwa bunga ungu ini bukan Lavender, tapi bunga ancaman!


Featured image by www.pegipegi.com

Ngobrol santai yuk...