Keabadian Edelweis di Hamparan Sabana Mebabu

bunga edelweis di gunung merbabu
Fyi, bunga Edelweis ini bukan yang paling gede di spot Batu Tulis Merbabu.

Siapa tak kenal bunga Edelweis? Dari pendaki, traveler, sampai orang awam pun mungkin kenal bunga yang identik dengan pegunungan ini. Kali ini, kita bakal ngomongin tentang bunga Edelweis yang akan kita lengkapi pake dokumentasi pribadi kami saat berkunjung ke Merbabu.

Oh iya, Edelweis ini punya banyak ‘rumah’ dari gunung Gede Pangrango sampai Tengger. Artinya dia emang gampang tumbuh di dataran tinggi. Apalagi di Merbabu. Tercatat bunga keabadian ini tumbuh di sekitar 50 hektar lahan gunung 3 Mahkota ini.

Iya gan, gak salah, 50 hektare!

Kalo bro sis pernah muncak Merbabu dan lewat jalur Selo, pasti liat spot tumbuh suburnya Edelweis di pos Batu Tulis sampai Sabana II. Tapi di Batu Tulis itu aja udah buanyak banget, apalagi pas musim mekarnya.

 

Foto-foto di samping sama bawah ini adalah foto Edelweis pas lagi ‘hot-hotnyaa’. Size-nya udah masuk super kli ya. Ini juga pas lagi mekar-mekarnya gitu deh. Keren gak nih?

Kesetiaan, Pengorbanan, hingga Keabadian

bunga edelweis di gunung merbabu size besar
Untuk size yang ini kurang lebih setinggi 170an cm gan. Keren ya?

Kata Edelweis berasal dari sebuah bahasa Jerman. Edel berarti mulia, dan weis yang bermakna putih. Tapi karena karakter bunga ini yang ‘tahan banting’ dan panjang umur, Edelweis juga sangat mahsyur dengan sebutan bunga keabadian.

Sebuah catatan menyebutkan bahwa bunga ini dapat hidup sampai ratusan tahun dan tumbuh sampai 8 meter lebih. Beneran tuh, udah gak kayak bunga, tapi udah jadi pohon kali ya, hehehe.

Eits, jangan salah! Gak cuma keabadian aja lho gelarnya bunga yang satu ini. Sebagian lagi menyebut Edelweis adalah lambang pengorbanan dan kesetiaan. Udah deh, romantis gitu jadinya. Bahkan mungkin lebih ikonik daripada mawar.

Unik bin keren ya?

Akan tetapi, keunikan itu bak simalakama.

Ternyata karena itu jugalah keabadian Edelweis dipatahkan oleh ribuan pasang tangan jahil manusia. Dengan dalih untuk kenang-kenangan, bagus buat pajangan, atau sayang kalo gak punya, mereka merampas keabadian Edelweis.

Upaya Perlindungan

Untungnya gak semua jahil dan pengen ngebunuh si Edel ini. Lambat laun pemerintah pun berupaya melindungi kembang abadi ini. Contohnya adalah dituliskannya pelarangan memetik bunga ketika selesai melakukan pendakian.

Hal ini ternyata juga berdampak pada masyarakat sekitar. Mereka kemudian tidak lagi berjualan bunga Edelweis dalam bentuk pajangan ruang tamu.

Bunga ini kini menjadi salah satu obyek yang dilindungi di taman nasional Merbabu dan gunung-gunung yang lain.

Nah, buat kamu yang pengen nikmatin dengan berfoto mbak Edel yang cantik nan abadi ini, kamu dateng aja ke pos Batu Tulis Merbabu saat mekar-mekarnya. Banyak yang bilang pas bulan April sampai Agustus. Dan emang sih, foto itu diambil di bulan Agustus 2014, tepatnya tanggal 26.

foto foto bunga edelweis di gunung merbabu

 

One thought on “Keabadian Edelweis di Hamparan Sabana Mebabu”

Ngobrol santai yuk...