Tuhan Mengizinkannya Memusnahkan Peradaban

letusan gunung vesuvius di pompeii italia

Alam yang kita tinggali sejatinya adalah milik Tuhan. Gunung, laut, langit, tanah, udara, dan segala yang ada diantaranya, semuanya adalah milikNya. Dan sudah barang tentu, mereka sangat dekat dengan Penciptanya. Mereka akan melakukan apa yang Tuhan mereka perintahkan. Sama seperti sebuah kisah dari Pompeii.

Pernah dengar amukan gunung Vesuvius di Italia guys? Kisah ini tercatat sebagai salah satu peristiwa paling mengerikan yang pernah ada. Kejadian ini menyisakan puing-puing yang hingga kini bisa kita saksikan.

Nah, kali ini kita mau ngobrolin sebuah gunung di Italia yang memusnahkan peradaban kota Pompeii. Agak serius nih bro…

Gunung Pemusnah Massal

Pompeii adalah sebuah wilayah yang berada di dekat kota Napoli, Italia. Di wilayah itu ada gunung berapi bernama Vesuvius yang tingginya ‘cuma’ sekitar 1281 meter di atas permukaan laut. Kalah tinggi dari Merapi apalagi Semeru. Keberadaan gunung ini membuat Pompeii beriklim sejuk dan nyaman untuk ditinggali.

Dan emang begitu adanya. Pada masa kebesaran kekaisaran Romawi, Pompeii dijadikan tempat maksiat super megah dan terbesar di Eropa kala itu. Berjudi, mabuk-mabukan, hingga prostitusi semuanya ‘halal’ dilakukan di Pompeii selama 24 jam. Bahkan untuk urusan sex, Pompeii tak pernah berhenti kecuali benar-benar ‘dihentikan’.

Monte Vesuvio yang telah lama ‘bersabar’ menahan amarahnya kemudian tergerak untuk menghetikannya kemaksiatan Pompeii. Tepatnya pada tahun 79 sebelum masehi, Tuhan benar-benar mengizinkannya murka dan meluapkan kemarahannya pada Pompeii.

Ada yang mengatakan puncak letusan gunung Vesuvius terjadi pada pagi hari, ada juga yang berpendapat pada tengah hari. Tapi 1 yang pasti, Vesuvius mengamuk saat Pompeii tengah teler dengan segala maksiat mereka. Dan ketika mereka mulai menyadari lava mengubur kota, mereka panik tanpa tahu harus berlari kemana.

bencana gunung vesuvius
Korban keganasan Pompeii membatu hingga hari ini | berlan88.blogspot.co.id

Erupsi terjadi selama hampir 24 jam dengan tinggi semburan diperkirakan mencapai 30 kilometer. Tak ayal ini membuat seisi kota tenggelam sedalam 20 meter sekaligus memanggang hidup-hidup manusia dan seisinya dengan suhu tak kurang dari 400 derajat celcius.

korban letusan gunung vesuvius
Korban Pompeii masih abadi dan menjadi peringatan keras bagi manusia modern | blog2-politik.blogspot.co.id

Abadi tapi juga Dipalsukan

foto cover film pompeii
Cover film Pompeii yang menutupi ‘sebagian’ fakta sejarah | Wikipedia

Tak kurang dari 4 kilometer kubik lava dan magma ‘sukses’ mengubur peradaban Pompeii. Baru di abad 18 Pompeii kembali ditemukan setelah lama terlupakan. Namun hebatnya, kota ini nampak tak sepenuhnya mati.

Pompeii kini hidup dalam sisa puing-puing bangunan dan puluhan ribu manusia yang menjadi arca. Banyak dari arca ini yang ‘menuturkan’ seberapa maksiatnya kala itu tanpa harus bersuara.

Dan yang lebih menarik, kisah Pompeii di masa lalu akhirnya diangkat ke sebuah film layar lebar. Tapi sayangnya, film dengan judul ‘Pompeii’ justru sama sekali tak menceritakan kemaksiatan yang dulu tumbuh subur. Sang sutradara justru berkisah tentang cinta terlarang seorang gladiator dengan putri pejabat Pompeii.

Kisah cinta itu kemudian dibalut dalam perjuangan lari dari bencana Vesuvius yang terjadi, seakan-akan, begitu saja atau tanpa sebab. Padahal Vesuvius meletus karena maksiatnya Pompeii. Ah, sudahlah, namanya juga film.

Film inilah yang kemudian nampak menutupi kisah sebenarnya yang ada di Pompeii. Tapi tahukah kamu? Di ujung film ini pemeran utama dan putri pejabat mati dan berciuman setelah dikubur hidup-hidup lava Vesuvius. Fosil dengan posisi ini benar-benar ada dan abadi hingga kini.


Featured image by pompeiiplates.weebly.com

Ngobrol santai yuk...