3 Alasan ‘Klasik’ Kenapa Naik Gunung Itu Gak Bikin Kapok

alasan kenapa suka mendaki gunung

Kenapa ya masih aja ada yang mau naik gunung padahal naik gunung itu capek bangeet? Kenapa ada aja orang yang sampe ketagihan muncak? Enakan di rumah tiduran sambil nonton Youtube. Sebagian orang bakal nanya kayak gitu. Atau kamu jangan-jangan pernah ditanyai kayak gitu bro?

Kalo iya, berarti sama. Nah, kali ini yuk kita bareng-bareng jawab dan ngejelasin kenapa naik gunung itu nagih padahal cuapeknya minta ampun, hehehe. Siapa tau abis baca ini, mereka yang nanya malah jadi ikutan ketagihan, hahaha.

So, kenapa masih aja naik gunung padahal itu melelahkan seperti menunggu kepastian *eh

  • Gak Kayak Rumah

    kenapa orang naik gunung
    Pemandangan kayak gini gak ada di rumah dan di tempat kerja

Gak cuma gunung sih, pantai sama spot traveling lainnya pun sama. Mereka semua gak kayak rumah kita. Pastinya setiap spot punya keunikannya tersendiri, kayak kalo gunung itu identik sama ketinggian, ketenangan, sama hutan.

Kalo ke gunung, yang biasa lihat kerjaan jadi lihat langit lebih dekat, yang biasa kejebak macet jadi kejebak di tengah hutan yang hijau dan nyegerin. Pengalaman-pengalaman kayak gini nih yang gak ketemu kalo di rumah aja. Jadi walau capek, tetep deh pengen naik lagi dan nikmatin hidup di gunung walau cuma sebentar.

  • Banyak Cerita, Terutama di Perjalanannya

Sepakat gak? Orang yang biasa naik gunung itu gak cuma punya banyak pengalaman tapi juga cerita. Biasanya, cerita mistis adalah yang paling ‘hot’. Padahal cerita di gunung 1 dan gunung lainnya pasti beda. Makanya, kalo udah ngalamin cerita horor yang pertama, pasti deh pengen lagi ngalamin yang lain.

Tapi itu gak semua kok, ada juga yang suka cerita perjalanannya terus dibikin blog kayak gini. Contohnya kayak pas di perjalanan capek terus gak jadi sampe puncak, atau cerita pas tersesat. Semua bakal jadi cerita seru.

Dan tau gak? Orang naik gunung itu lebih lama di perjalanannya daripada di puncaknya. Jadi keseruannya lebih pada perjalananya, apalagi kalo sama gebetan *eaa. Inilah kenapa orang masih pengen aja naik walau itu melelahkan.

  • Banyak Hal Baru
penduduk desa wae rebo flores
Bertemu dengan orang baru adalah sebuah hal menarik yang menyenangkan | www.kompasiana.com/

Hal baru di atas gunung itu contohnya ketemu sama orang yang beda dengan orang di sekitar rumah atau tempat kerja kita. Biasanya mereka juga punya budaya yang beda. Karena pendaki itu adalah tamu, maka sebaiknya disarankan buat menghormati adat setempat.

Dan menurut pendapat pribadi sih, orang-orang yang suka naik gunung itu adalah mereka yang open-minded, terbuka, dan suka akan hal baru. Orang-orang seperti ini butuh tantangan yang bikin mereka lebih ‘hidup’ dalam menjalani hidup.

Kebalikannya, orang yang tertutup cenderung ogah naik gunung. Apalagi mereka gak minat sama yang namanya petualangan. Yang penting hidup, dapet duit, dan gak perlu ‘buang duit’ cuma karena pengen muncak.

Nah, karena selalu butuh tantangan dan hal baru, para pendaki dan penjelajah akan tetap naik lagi meski melelahkan.

Kira-kira apalagi ya alasan kenapa kamu masih aja mau naik gunung padahal itu bikin capek? Tulis aja broo di komentar, siapa tau bisa melengkapi tulisan kali ini

alasan kenapa naik gunung
Kalo buat kamu, kenapa masih aja naik gunung padahal melelahkan?

Ngobrol santai yuk...